September 2007
2 September
Tidak terasa sebentar lagi bulan puasa menjelang. Hari-hariku banyak kuisi dengan membaca. Sudah beberapa waktu ini aku membaca novel. Aku sedang tidak tertarik dengan buku-buku ilmiah. Aku tahu, saat ini aku seharusnya mulai belajar mambaca dan menulis karangan-karangan ilmiah. Kelemahanku dalam perkuliahanku selama dua semester ini selalu dalam hal ini.
Tapi ini bukan saatnya aku membicarakan tentang semua itu. Aku akan mengatakan kepada kalian bahwa satu lagi kegiatan yang selalu membuatku memendam kerinduan adalah nongkrong. Di manapun tempatnya. Tapi tempat yang cukup membuatku tertambat, selalu terlintas dalam pikiran ketika aku ingin melepas lelah dan merenungi hidup adalah Shoping. Tempat yang asik, sepi, dan aku bias melempar pandangku jauh ke angkasa atau ke depan dan ke samping. Hanya saja aku kurang senang dengan pencahayaan yang ada di sana. Di tempat itu cahaya berpendar, meskipun malam telah larut. Aku hanya merasa cahaya itu justru membuat gelap isi pikiranku. Cahaya temaram nampaknya lebih membutku bias berpikir ketimbang terang ataupun gelap sekalipun. Entahlah, barangkali keremangan seperti keraguan, yang memancing kita untuk berpikir, merenung dan merasa ada hal yang salah dengan diri kita.
Semalam aku pergi ke sana. Sebelumnya aku ke pameran buku di Wanitatama. Humed bersamaku. Selama ini, dialah yang kerap menemaniku dalam mencari sunyi. Aku merasa nyaman dengan kehadiran dan keberadaannya.