Oktober ’08

November 20, 2008 at 11:18 am (Catatan Perjalanan)

15 okt 08

Lantunan suara Iwan Fals terdengar dari speaker. Suasana sunyi. Seperti tiada kehidupan. Jarot dan Ardi sudah tidur pulas. Padahal waktu baru saja menginjak pukul sembilan malam. Aku sendiri baru saja pulang dari alun-alun utara. Mencari-cari buku. Novel The Alchemist, The Inheritance of Loss, dan dua buah komik kubeli. Novel Alkemis sebenarnya sudah pernah kupunyai. Tapi sayangnya memang hanya pernah. Karena saat ini aku tak lagi dapat melacak di mana keberadaannya. Maka, ketika kulihat di tumpukan buku novel tersebut, terjadi ketegangan dalam diriku. Cukup lama aku dikuasai oleh perasaan ini yang coba kuhilangkan dengan mencari-cari buku lainnya. Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

September ’08

November 20, 2008 at 11:12 am (Catatan Perjalanan)

16 September 08

Beberapa hari ini berjalan paradoksal. Penuh perasaan tegang di satu sisi, dan dilanda keriangan tanpa alasan yang kukenal. Tapi itu akan kubahas nanti. Aku tengah membaca novel The Zahir karya Paulo Coelho. Beberapa novelnya terdahulu sudah kubaca. Di antaranya Sang Alkemis, Di Tepi Sungai Piedra Aku Duduk dan Menagis, dan Veronika Memutuskan untuk Mati. Ide yang dibawa Coelho memang unik. Dalam arti dia tidak hanya sekedar bercerita sebagaimana kebanyakan pengarang lain. Ia tidak hanya mengamati apa yang nampak, situasi sosial, politik dll. Ia melihat lebih ke dalam: cinta dan spiritualitas. Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Januari 08

September 18, 2008 at 8:25 am (Catatan Perjalanan)

12 Januari ’08

Apa yang didapat dari sebuah pencarian? Perasaan ingin kembali, barangkali. Ketika kita memutuskan untuk pergi mencari, kita ternyata tak hanya bertemu dengan sesuatu yang baru. Di sana kita juga menemukan diri kita merasa gagap, ada rasa terpisah, dan seakan kita ingin menjauh dari sana. Sebuah perahu akan membawa penumpangnya melihat dunia di mana dunia itu mengharap bertemu.

Bulan Januari adalah adalah bulan janji. Akhir tahun lalu sempat terpikir olehku apa yang akan aku perbuat di tahun yang tengah menanti di ujung hari? Berkali-kali tahun-tahun seperti itu telah kulewati. Tapi apa yang kudapat selain aku menemukan diriku sendiri masih tetap seperti dulu lagi. Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Desember 07

September 18, 2008 at 8:18 am (Catatan Perjalanan)

Senin 10 Des ‘07

Bagaimana aku memulainya? Hari minggu itu, yang kupikir hanya datang, selesaikan dan pulang. Aku tak mengharap yang lain. Aku tiba di UGM, kudengar sebuah teriakan. Aku menoleh ke asal suara itu. Pekik kulihat bersama dua temannya, satu cowok satunya lagi seorang cewek. Aku berkenalan. Aku tak mengira aku merasa nyaman dengan gadis yang baru saja kukenal. Namanya Senja. Aku merasa konyol ketika berada di depan computer hari ini. Menulis pengalamanku, entah sudah berapa lama aku tak menulis lagi. Aku sudah lupa. Terasa sudah lama sekali.

Tapi hari ini aku tiba-tiba ingin menulis. Ada kecanggungan. Ah betapa setiap kata begitu sulit menjelma. Tapi sudahlah. Hari minggu itu aku dan temen-temen Coret dapat kesempatan memutar film documenter di Purna Budaya UGM. Pekan Literasi barangkali. Aku tidak ingat betul. Yang kuingat pasti setiap perbincanganku dengan gadis itu membuatku senang. Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Juli 08

Agustus 2, 2008 at 6:11 am (Catatan Perjalanan)

31 Juli 08

Aku menulis lagi. Entah seberapa besar rasa kecewaku akan perbuatanku ini; tidak menulis apapun. Bukankah menulis sama mudahnya dengan membual? Hari Minggu lalu aku ikut WCWB II di Magelang. Salah satu anggota Jeda bertanya kepadaku. Sering nulis ya mas? Tidak juga. Jawabku. Kegemaranku membaca sungguh tidak sebanding dengan tulisan yang kuhasilkan, lanjutku. Kalau penulis favorit siapa mas? Aku bingung menjawabnya. Selama ini telah kucoba memasukkan nama tokoh yang paling berkesan di hatiku. Aku sudah berusaha memilih buku atau penulis yang sangat berpengaruh dalam hidupku. Tapi masih saja belum kutemukan hal yang seperti itu. Kemudian kusebutkan saja nama Dostoyevsky, Haruki Murakami, dan aku tak ingat lagi yang lain. Penyebutan nama-nama itu tidak ada alasan khusus. Hanya berdasar kilatan ingatan yang melintas saja. Novel Dostoyevsky, Kejahatan dan Hukuman, baru beberapa saat yang lalu selesai kubaca. Norwegian Wood, karya Haruki Murakami sedang kubaca. Baca entri selengkapnya »

Permalink 1 Komentar

Next page »