Membaca dan Menulis Derrida

November 24, 2008 at 6:52 am (Tulisan Pilihan)

SETAHUN SUDAH Jacques Derrida meninggalkan kita. Oktober 2004 dia wafat karena serangan kanker pankreas. Adieu, à-Dieu! (Selamat tinggal, Tuhan!), kata-kata yang pernah diucapkan Derrida buat Emmanuel Levinas saat sahabatnya itu meninggal, tampaknya juga pas kita ucapkan untuknya.

Derrida lahir di El-Biar, wilayah terpencil Aljazair, pada 15 Juli 1930. Tahun 1952 Derrida masuk École Normal Supériuere (ENS) di Prancis, sekolah elite yang dikelola Foucault, Althusser, dan para filsuf terkemuka Prancis lain. Dari kesannya yang mendalam pada para gurunya di sekolah itu, ia menekuni filsafat dan akhirnya dikenal sebagai salah seorang filsuf kenamaan. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Permalink 2 Komentar

Jacques Derrida: Biar Tergugat Tetap Berhala

November 24, 2008 at 6:33 am (Tulisan Pilihan)

Laku filsafat lazimnya dimaknai sebagai ikhtiar ”memburu” kebenaran. Memburu hingga ke ujung yang paling hulu. Di sanalah kapal filsuf yang setia berlayar bakal berlabuh. Bila kebenaran hulu telah direngkuh, berakhir pulakah kelananya yang jauh?

Sepertinya tidak. Tidak seorang pun yang sebenarnya sungguh-sungguh dapat menggapai kebenaran hulu itu. Makin jauh mereka bergerak menuju hulu, biduk yang mereka kayuh justru makin terseret ke hilir. Sebagaimana amsal para penggali sumur yang berharap hendak menemukan mata air. Akan tetapi, makin digali, sumur malah terasa makin dangkal. Seolah-olah mata air kebenaran itu tak pernah ada. Baca entri selengkapnya »

Permalink 1 Komentar

Salam dari Derrida, Jacques

November 21, 2008 at 12:04 am (Tulisan Pilihan)

Filsuf kontemporer itu telah pergi. Lewat mazhab Dekonstruksionisme yang dibidaninya, semua peralatan budaya ditafsir kembali.

LELAKI tua berambut perak itu menunduk dan mengatupkan bibirnya. Dan ruang dua kali tiga meter dengan terang sekadarnya itu pun senyap, seolah mencoba mengakrabi suasana hati penghuninya. Aku duduk di hadapan, terpaku memandangnya. Begitu segera sepi menyergap lelaki itu. Mata-nya yang keras namun damai mengabarkan satu keteguhan, juga kesendirian. Ingatanku memanggil Hemingway, The Old Man and the Sea.Monsieur Jacques, Je dois parti,” kataku sambil beranjak. Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Posmodernisme dan Total Football

November 21, 2008 at 12:00 am (Tulisan Pilihan)

Jika kesulitan menjelaskan aliran Posmodernisme, cobalah menggunakan total football sebagai alat bantu. Dibanding memakai karya sastra Norman Mailer sebagai contoh, percayalah, sepak bola gaya Belanda itu jauh lebih menjelaskan.

Seperti Posmodernisme yang mengacaukan keteraturan yang diagungkan oleh modernisme, total football juga mengobrakabrik semua pola sepak bola modern yang dijalankan dengan penuh disiplin di atas lapangan rumput.

Semangat dekonstruksi dalam Posmodernisme tergambar jelas saat Johan Cruyff dan kawankawannya di Ajax Amsterdam pada 1970-an mempraktekkan instruksi Rinus Michels, sang pelatih yang membakukan filsafat baru dalam bersepak bola ini. Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Pemikiran Karl Marx

November 20, 2008 at 11:29 am (Falsafi)

A. Pendahuluan

Sejarah akan berbeda sekarang ini tanpa Karl Marx. Demikian salah satu kesimpulan Franz Magnis Suseno mengenai pemikiran Karl Marx.[1] Tidak mengherankan jika Michael Hart meletakkan Karl Max di tempat yang tinggi dalam susunan Seratus Tokoh Paling Berpengaruh dalam sejarah. Pada masa jayanya, jumlah manusia yang sedikitnya terpengaruh oleh Marxisme mendekati angka 1,3 milyar. Jumlah penganut ini lebih besar dari jumlah penganut ideologi mana pun sepanjang sejarah manusia.[2]

Pengaruh pemikiran Karl Marx tidak bisa diragukan lagi dalam sejarah perjalanan dunia ini. Marx tidak hanya merangsang perubahan cara berpikir, akan tetapi juga mengubah cara manusia bertindak. Seperti dikatakan Marx sendiri, “Para filosof hanya menginterpretasikan dunia dalam berbagai cara; masalahnya adalah bagaimana mengubah dunia.” Baca entri selengkapnya »

Permalink 4 Komentar

« Previous page · Next page »